Proper beginner"s guide to Telecommunications Technology and Telecom world. Simple telecom explaination provided to ease your learning about telecom.

Showing posts with label Telkom. Show all posts
Showing posts with label Telkom. Show all posts

Saturday, August 21, 2010

Telkom-Indosat 'Tunangan' Bangun Satelit

Dua raksasa telekomunikasi di Indonesia, PT Indosat dan PT Telkom melakukan sharing infrastruktur dalam hal pembangunan satelit. Diharapkan, kerjasama ini mampu memberikan keuntungan bagi kedua perusahaan.

"Melalui sharing infrastruktur antara Indosat dan Telkom ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi Capex bagi kedua belah pihak," sebut Direktur Utama PT Telkom Rinaldi Firmansyah, di saat penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) Indosat dan Telkom di Gedung Indosat, Jakarta, Rabu (18/8/2010).

Sebagai langkah awal, dalam MoU ini juga tertuang bahwa Indosat dan Telkom bersiap untuk membangun infrastruktur satelit di daerah 150,5 derajat bujur timur, yang saat ini masih diisi oleh Palapa C2.

"Kita berkomitmen membangun satelit bersama, sekarang baru mau mencari slot. Setelah Mou akan ada tim dari kedua belah pihak yang menentukan planing, spesifikasi teknis, foot print, dan harga," sebut Rinaldi.


Sementara itu, menurut Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Harry Sasongko, MoU antara Indosat dan Telkom ini masih merupakan tahap awal dari kerjasama ini.

"Ibaratnya, kita masih bertunanganlah," sebutnya.

Ditimpali oleh Rinaldi, investasi untuk satelit ini diperkirakan akan menelan dana sekira USD200 juta untuk 48 transponder.

Tuesday, November 25, 2008

Dirut Telkom: Tidak Ada Lagi Penurunan Tarif

JAKARTA - Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom memastikan bahwa perusahaannya tidak akan lagi melakukan penurunan tarif.

"Kita tidak akan menurunkan kembali tarif di tahun depan. Namun akan sangat terbuka lebar apabila ada hal-hal lain, untuk strategi menarik pelanggan lebih banyak lagi," ujar Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, di sela acara Investor Summit & Capital Market Expo 2008 di Pacific Places, Jakarta, Selasa (25/11/2008).


Menurut Rinaldi, penurunan tarif telekomunikasi yang dimiliki Telkom telah mencapai besaran yang cukup kompetitif. Hal ini dipicu oleh turunnya tarif telepon pada pada April lalu, yang berimbas hingga kini, dengan penurunan 70 hingga 75 persen.

"Tarif yang ada di Telkom saat ini sudah dirasa cukup kompetitif dibanding dengan kompetitor lain," tandas Rinaldi.

Lebih lanjut Rinaldi menambahkan bahwa seiring dengan kompetisi yang semakin marak, pihaknya saat ini masih fokus terhadap pengembangan lini usahanya terkait pengembangan broadband, dalam hal ini Speedy.

Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi


Review BLog | Indonesian Blog 1 | Indonesian Blog 2 | Indonesian Blog 3 | Indonesian Blog 4 | Indonesian Blog 5 | Indonesian Blog 6 | Indonesian Blog 7 | Indonesian Blog 8 | Indonesian Blog 9 | Indonesian Blog 10

Thursday, September 11, 2008

Telkom Divre II: CDMA Maupun GSM Tetap Kami Perhitungkan

JAKARTA - Telkom Divre II menganggap persaingan semakin sengit sehingga hampir seluruh penyedia jaringan telekomunikasi dianggap sebagai pesaing yang harus diperhitungkan.

Tingginya tingkat penetrasi pelanggan telekomunikasi di Jakarta membuat seluruh operator penyedia jaringan harus berusaha sekuat mungkin untuk meraih pelanggan. Hal ini secara tidak langsung memposisikan pelanggan layaknya sebuah bola yang menjadi rebutan.


"Pesaing Telkom tidak hanya operator telekomunikasi yang bergerak di jaringan FWA (CDMA) melainkan 11 operator yang ada di seluruh Indonesia," ujar Executive General Manager Divre II Telkom Mas'ud Khamid, di Jakarta, Rabu (10/9/2008) malam.

Menurut Mas'ud, yang baru menggantikan Adeng Achmad sejak awal September ini, Divre II (yang layanannya mencakup Jakarta, Bogor, Banten, Depok, Tangerang dan Bekasi) akan menggenjot pelanggan layanan telepon tetap nirkabel TelkomFlexi dari saat ini sekira 1,7 juta nomor. Meski begitu ia tidak memberi target jumlah pelanggan Flexi hingga akhir tahun.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pertumbuhan Flexi akan tetap signifikan karena didorong penambahan menara radio pemancar (BTS), yang saat ini berjumlah sekira 700 unit BTS. Nantinya, Telkom menargetkan ada penambahan radio pemancar untuk dapat menambah cakupan layanan.

Terkait menghadapi lonjakan trafik Flexi saat menghadapi Lebaran 2008, Mas'ud berjanji akan meningkatkan kapasitas jaringan dengan menambah 32 unit BTS termasuk 4 unit Mobile Switching Center (MSC).

Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi

Saturday, August 30, 2008

Telkom Luncurkan Transaksi Nontunai FlexiCash

JAKARTA - Menyadari semakin tumbuhnya gaya hidup non-tunai (less cash lifestyle), Telkom menawarkan layanan baru yang disebut FlexiCash, yaitu layanan uang digital yang dapat digunakan untuk transaksi pembayaran atau pembelian non tunai melalui layanan TelkomFlexi.

"Layaknya membawa dompet berisi uang tunai, pelanggan Flexi dapat melakukan berbagai transaksi, seperti pembelian barang, cek saldo, cek transaksi yang pernah dilakukan, pembayaran jasa, dan macam-macam transaksi lainnya. Layanan ini memang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup pelanggan yang menginginkan adanya layanan transaksi non tunai mobile commerce, di mana ponsel pelanggan dapat berfungsi layaknya dompet penyimpanan uang (digital cash) yang siap digunakan untuk bertransaksi dengan cara yang mudah, cepat, dan aman," ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia di Jakarta, Jumat (29/8/2008).


Keuntungan penggunaan FlexiCash antara lain praktis (cashless) sehingga pelanggan tidak perlu membawa banyak uang tunai ke mana-mana dan mudah (simple) karena transaksi cukup dilakukan melalui layanan pesan singkat (SMS).

FlexiCash juga dapat melakukan remote payment, artinya pelanggan bisa melakukan transaksi dari mana saja tanpa harus datang ke merchant bersangkutan. Sedangkan untuk memanfaatkan FlexiCash, pelanggan cukup� melakukan registrasi dengan cara ketik CASH lalu kirim SMS ke 555.

Pengguna FlexiCash dapat mengecek saldo FlexiCash-nya setiap saat, memeriksa lima transaksi terakhir, pembelian voucher isi ulang (GSM/CDMA), pembayaran berbagai macam produk dan layanan baik fisik maupun digital serta pembayaran tagihan.

Layanan FlexiCash telah berlaku secara nasional di seluruh Indonesia. Untuk ini Telkom telah bekerjasama dengan beberapa merchant dalam penyelenggaraan layanan FlexiCash. Layanan yang ditawarkan sangat beragam mulai dari isi ulang pulsa, game online, komunitas online, portal musik, aktifasi hotspot, Pesan Delivery dan voucher Internet, voucher VoIP dan donasi.

Seperti halnya terhadap layanan Flexi, Eddy Kurnia juga optimis layanan akses Internet kecepatan tinggi Speedy akan terus tumbuh pesat di masa-masa mendatang seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Internet sebagai fasilitas untuk menunjang aktivitas mereka.

Pada tahun 2007 lalu jumlah pelanggan Speedy melonjak tajam hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2006. Akhir tahun 2007, pelanggan Speedy mencapai angka sekitar 241.000. Padahal awal� tahun 2006 pelanggan Speedy baru mencapai 93.000 pelanggan. Sementara hingga akhir Agustus 2008 tercatat sudah 500 ribu pelanggan Speedy di Indonesia.

Untuk lebih meningkatkan penjualan, Telkom menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya dengan Citibank, Bank BRI, Bank Mega dan Bank Niaga. Dalam kerjasama tersebut pemegang kartu kredit bank tersebut dan atau calon nasabah kartu kredit, memperoleh keistimewaan ketika melakukan aktivasi Speedy.

Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi

Friday, August 29, 2008

Telkom Gandeng 2 Perusahaan Gelar IPTV

JAKARTA - PT Telekomukasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Indonusa Telemedia (Telkomvision) dan PCCW International (HK) Limited (PCCW), telah menandatangani perjanjian kerjasama (MOU) investasi di Telkomvision untuk pengembangan layanan pay-TV yang meliputi IPTV dan layanan transaksi, direct-to-home satellite television brodcasts (DTH) serta fitur-fitur lainnya.

Bagi Telkom sebagai penyedia layanan Infocomm terbesar di Indonesia, proyek ini semakin mempertegas rencananya untuk menjalin kerjasama dengan mitra kelas dunia (world-class partner) dalam pengembangan layanan generasi berikutnya (next generation services) yang didukung oleh platfrom integrasi telpon tetap (fixed-line), broadband Internet, TV dan mobile service-dellivery.




Setelah sukses mengoperasikan salah satu IPTV nantinya Telkom akan menyajikan konten lokal dan internasional bermutu tinggi ke berbagai penggunanya di Indonesia, menyusul kesuksesan layanan nasional DTH yang memiliki 140,000 pelanggan.

Setelah sukses mengoperasikan salah satu IPTV komersial terbesar di dunia dan pertama kali memperkenalkan teknologi quadruple-play di Hongkong yang memungkinkan media content dan layanan interaktif disalurkan melalui platform fixed line, broadband internet, TV dan mobile, PCCW mendapatkan kepercayaan menjadi mitra Telkom dan indonusa untuk menggarap proyek IPTV di Indonesia yang meliputi aspek bisnis, teknologi, dan implementasinya. Melalui PCCW Mediacore, PCCW berhasil meraih kesuksesan besar dalam pengoperasian NOW TV dan memungkinkan operator menggunakan teknologi terkini, fungsi, metodologi dan strategi yang secara luas didukung oleh penyedia content dan industri pada umumnya.

Pengalaman yang dimiliki PCCW akan dimanfaatkan saat merencanakan pengembangan kemampuan quadruple-play milik Telkom sehingga konten media yang menarik dan layanan interaktif dapat tersedia melalui platform fixed line, broadband internet, TV and Mobile.

PCCW MediaCore menawarkan sebuah solusi dan layanan secara lengkap, termasuk aspek bisnis, konsultasi teknis, solusi pembangunan dan teknologi, content manajemen, dukungan marketing, manajemen operasi.

"Penerangan teknologi quadruple-play secara cepat akan memperkuat posisi Telkom sebagai market leader yang siap memberikan alternatif baru bagi peningkatan gaya hidup masyarakat Indonesia melalui teknologi kelas dunia. Hal ini juga akan merubah cara orang Indonesia dalam memanfaatkan dan menikmati teknologi komunikasi serta membantu mereka beradaptasi secara cepat di era bari informasi dan komunikasi," ujar Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah melalui keterangan resmi, Jumat (29/8/2008)

Indonusa sebagai anak perusahaan yang sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh Telkom, merupakan salah satu penyedia layanan pay TV terbesar di Indonesia. Untuk mewujudkan visinya sebagai penyedia layanan pay TV terdepan di Indonesia, Indonusa menyediakan layanan pay TV dengan target multi-level melalui berbagai platform yang dibuat satu paket dengan produk Telkom lainnya. Hal ini merupakan bagian dari strategi quadruple-play Telkom lainnya. Hal ini merupakan aplikasi 3G, video streaming dan audio.

PCCW Llimited merupakan penyedia telekomunikasi utama di Hongkong dan operator kelas dunia di bidang teknologi Infocomm. Sebagai penyedia teknologi quadruple-play pertama di Hongkong, PCCW menawarkan sejumlah konten media inovatif dan layanan melalui platform fixed-line, akses kebutuhan high-level bagi komunitas bisnis internasional, men-support jaringan milik para operator dengan layanan teknik cutting-edge
Motivasi | Cerpen | Puisi | Kata Bijak By Khafi